English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label radiasi nuklir. Show all posts
Showing posts with label radiasi nuklir. Show all posts

Friday, March 18, 2011

Chernobyl, Contoh Kota Mati yang Terkena Radiasi Contoh Kota Mati yang Terkena Radiasi Nuklir

Peristiwa meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang bukanlah yang pertama di dunia. Dulu, tepatnya pada tahun 1986 sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir pernah meledak di Chernobyl, Ukraina. Sekarang kota ini menjadi kota mati yang telah ditinggalkan penduduknya dan tak bisa ditinggali akibat efek radiasi nuklir yang sangat mematikan, bahkan radiasi nuklir tersebut masih terasa sampai sekarang.

Pada pukul 01:23 malam, 26 April 1986, Reaktor nomor 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina, meledak saat sedang dilakukan uji keamanan, ledakan yang membawa kehancuran yang begitu dahsyat untuk daerah sekitarnya, efek ledakan bahkan dirasakan sampai Inggris dan Skandinavia. Nuklir yang melepaskan tenaga 400 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima ini menyebabkan krisis fatal yang masih dirasakan sampai hari ini. Lima persen dari besar anggaran nasional Ukraina sampai sekarang masih didedikasikan untuk mengatasi konsekuensi ledakan, seperti kanker akibat radiasi..




















































Thursday, March 17, 2011

RADIASI NUKLIR MENINGJKAT LEVEL 6 DAT 7 LEVEL SAMA SPERTI INSIDEN CHERNOBYL


Lembaga pengawasan nuklir Perancis memberikan peringatan jika skala radiasi kilang nuklir No 1 di Fukushima sudah mencapai skala 6 dari total skala 7. Demikian diberitakan FoxNews, Selasa (15/3/2011).

"Saat ini situasi sudah sangat buruk ketimbang dari Three Mile Island," jelas Donald Olander, seorang profesor nuklir dari University of California di Berkeley.

Insiden Chernobyl yang terjadi di Ukraina di tahun 1986 tingkat radiasinya mencapai level 7 sementara insiden serupa di tahun 1979 yang terjadi di Three Mile Island mencapai level 5. Sedikitnya 140 ribu warga yang tinggal di sekitar lokasi kilang nuklir diminta agar tinggal di dalam rumah.

Di Three Mile Island, radiasi bocor di dalam penampung, sebuah tempat padat yang melingkari reaktor. Sementara reaktor Chernobyl tidak memiliki kulit penutup dan masih beroperasi ketika insiden terjadi. Reaktor nuklir di Jepang secara otomatis dihentikan ketika gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) mengguncang pantai utara negara itu dan membungkus tempat penyimpanan.

REAKTOR NUKLIR JEPANG SEMAKIN TAK TERKENDALI

Reaktor Nuklir  Fukushima di Luar Kendali!

Kecelakaan Reaktor Nuklir Fukushima
REPUBLIKA.CO.ID,Api kebakaran kembali berkobar di dua blok reaktor. Kadar radioaktif juga dilaporkan untuk sementara waktu meningkat drastis. Misi bantuan dan pertolongan di kawasan bencana gempa bumi dan tsunami terus dilaksanakan.

Bencana nuklir di PLTN Fukushima Daiichi kelihatannya sulit dihindarkan lagi. Saat ini sudah dipastikan, paling tidak di sebuah blok reaktor sudah terjadi peleburan inti reaktor. Dari blok reaktor 3 terlihat asap membumbung tinggi. Pengelola PLTN-TEPCO menyebutkan, kemungkinan itu adalah uap air. Juga di blok reaktor 4 dilaporkan kembali terjadi kebakaran, yang kemudian padam lagi.

Sementara ini dilontarkan dugaan, mantel baja pelindung reaktor di blok nomor 3 sudah mengalami kerusakan. Akibat meningkat drastisnya intensitas paparan radioaktif, untuk sementara 50 orang petugas yang bekerja mendinginkan reaktor ditarik dari kawasan bencana.

Juru bicara pemerintah Yukio Edano menjelaskan situasinya, "Paparan radioaktif di reaktor 3 amat tinggi, sehingga para petugas tidak dapat memasuki kompleksnya. Setelah naik drastisnya beban radioaktif, untuk sementara pengaliran air untuk mendinginkan elemen bakar harus dihentikan."

Namun pemancar televisi AMerika Serikat CNN melaporkan, para pekerja sudah kembali bertugas mendinginkan reaktor. Pemerintah Jepang mengakui, dari empat blok reaktor di PLTN Fukushima 1 yang mengalami masalah amat gawat, hanya tinggal dua reaktor yang masih dapat terus didinginkan menggunakan air laut. Hal itu bertujuan untuk menghindari peleburan inti reaktor.

Surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun dalam situs internetnya melaporkan, militer Jepang mengerahkan empat helikopter untuk membantu mendinginkan reaktor, dengan menyiramkan air dari udara. Namun menimbang bahaya paparan radiasi bagi awak helikopter, upaya pendinginan dari udara untuk sementara dipertimbangkan lagi, kata juru bicara pemerintah Edano.

Di ibukota Tokyo, sekitar 250 km di selatan Fukushima, ketakutan akan cemaran awan radioaktif terus meningkat. Sejumlah negara disebutkan sudah mengungsikan pekerjanya dari kawasan Tokyo ke kawasan selatan yang dipandang aman.

Tidak terpengaruh krisis atom di PLTN Fukushima, ribuan serdadu dan petugas pertolongan terus melanjutkan tugasnya mengevakuasi dan membersihkan kawasan bencana yang hancur akibat gempa bumi dan tsunami. Televisi Jepang NHK melaporkan, jumlah korban tewas diperkirakan melebihi 11.000 orang. Sekitar 440.000 korban yang selamat, yang kini berada di 2400 tempat penampungan darurat, melaporkan situasi pemasokan bantuan amat buruk.

Akibat krisis energi, lebih dari 850.000 rumah di kawasan timur laut Jepang masih terputus aliran listriknya. Secara umum, pemasokan bahan makanan, bahan bakar, air dan listrik di kawasan bencana masih amat buruk. Warga juga melakukan aksi memborong semua kebutuhan sehari-hari akibat ketakutan semakin langkanya barang kebutuhan pokok.

Juru bicara pemerintah Jepang, Edano menyebutkan, sedang mempertimbangkan meminta bantuan kepada militer Amerika Serikat untuk mengatasi krisis nuklir tersebut. Juga pemerintah Jepang menyetujui bantuan para dokter dari luar negeri untuk merawat para korban gempa bumi.

Sementara Kaisar Akhito, yang tampil pertama kalinya di depan publik sejak negaranya dilanda bencana alam, menyerukan kepada warga Jepang agar jangan menyerah. Sejumlah gempa susulan cukup kuat dilaporkan mempersulit tugas bantuan. Hari Rabu (16/03), sebuah gempa berkekuatan 6,0 pada skala Richter kembali mengguncang kawasan timur laut Jepang.  

RADIASI NUKLIR TIBA DI FILIPINA HARI INI JAM 4 SORE



Sebuah SMS hoax yang memberikan informasi jika radiasi nuklir dari Jepang bisa mencapai sejumlah negara di Asia membuat panik. SMS itu terkirim ke sejumlah negara seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

SMS itu mengklaim adalah berita dari BBC News serta meminta warga agar berdiam di dalam rumah. "Pemerintah Jepang membenarkan adanya radiasi dari kilang nuklir Fukushima. Negara-negara di Asia harus mengambil tindakan. Jika hujan turun tetap di dalam rumah selama 24 jam. Tutup pintu dan jendela. beri betadine di leher dan sekitar tiroid karena inilah terkena pertama kali. Radiasi mungkin akan menimpa Filipina, pada jam 4 sore ini (Rabu, 15/3/2011)," demikian bunyi SMS itu.

SMS ini awalnya beredar di antara warga Filipina dan beredar bagai bola api melalui sejumlah situs antara lain Facebook dan Twitter. Namun, kabar ini dibantah ahli nuklir Filipina.

Lembaga nuklir Filipina, Philippine Nuclear Research Institute (PNRI), mengatakan level radiasi masih dalam batas normal di atmosfir dan tak ada perkembangan berarti.